Audemars Piguet mendatangkan arloji baru dengan kode 11.59 di arena SIHH (Salon International de la Haute Horlogerie Geneva) 2019. Arloji ini terbagi dalam 13 rujukan baru dari koleksi yang pertama-tama dikeluarkan dalam koleksi Millenary tahun 1993.

SIHH adalah satu diantara arena berprestise untuk beberapa pembuat jam atau merk jam untuk mendatangkan beberapa koleksi paling baru serta unik mereka.

Arloji Audemars Piguet ini akan tampilkan enam design yang berlainan serta keunggulan.

Ada dalam Tiga Warna Casing
Koleksi ini terbagi dalam casing rose gold, emas putih serta abu-abu dengan dial hitam serta biru.

Sesaat simbol AP yang didatangkan dalam pemberi tanda jam serta jendela tanggal pada jam 1/2 empat. Jam tangan berdiameter 41 mm ini mempunyai bezel yang hampir tidak ada serta kaca safir melengkung ganda dengan permukaan internal yang berupa seperti kubah.

“Kami inginkan keterbacaan paling baik serta kami hampir tidak inginkan frame. Bila Anda lihat hp serta TV tidak ada frame membuat dunia sekarang besar sekali. Membuat suatu jam tangan dengan kurva ganda benar-benar susah, lebih jam tangan ini mendatangkan mengenai detil lebih. Jadi kami membuat detailnya semaksimal mungkin,” kata CEO Audemars Pigue, Francois-Henry Bennahmias dikutip dari scmp.com.

Arloji Audemars Piguet ini mempunyai bentuk casing bulat serta masih menjaga bentuk sisi delapan ikoniknya dengan menyelipkannya ke kotak tengah, yaitu antara casing sisi atas serta casing belakang. Selain itu di bagian casing belakang, arloji ini mempunyai bentuk melengkung yang jadikan jam tangan ini mudah di pergelangan tangan.

Lihat disini situs DominoQQ

Enam Mode
Koleksi Selfwinding ada dengan caliber baru 4302 mempunyai cadangan daya 70 jam dalam casing rose gold atau emas putih dengan enamel biru atau hitam. Untuk koleksi Selfwinding Chronograph diperlengkapi dengan caliber baru juga yakni 4401 yang tawarkan cadangan daya 70 jam. Arloji Selfwinding ini ada dengan casing rose gold dengan dial biru.

Sesaat jam tangan Minute Repeater Supersonnerie ada dengan movement caliber tourbillon 2950 dengan cadangan daya 65 jam dalam casing emas putih serta dial biru. Sedang tourbillon Openworked cuma ada dalam casing rose gold serta bezel hitam yang dipernis. Arloji ini memakai caliber 2948 yang tawarkan cadangan daya sampai 80 jam yang mengagumkan.

Koleksi yang lain Selfwinding Flying Tourbillon dalam casing emas putih dengan dial biru serta tali kulit jam berwarna seirama. Di bagian dial jam jam enam diperlengkapi dengan enamel unik tehnik Grand Feu.

Koleksi 11.59 mendatangkan jam tangan kalender kekal dalam casing rose gold yang memikat. Kalender ini mempunyai dial aventurine biru tua dengan bintik-bintik putih seperti langit malam penuh dengan bintang. Sesaat sub-dial untuk moonphase ada di angka 6 dengan simbol AP. Sedang untuk sub-dial yang tampilkan bulan serta tanggal semasing adda pada pukul 12 serta jam 3, sub-dial yang lain tunjukkan hari dalam satu minggu yang berada di angka 9.