Dari Jay-Z sampai Arnold Schwarzenegger ialah fans arloji ini, serta Serena Williams kenakan versus sporty dari seri ini, Royal Oak Offshore waktu memenangi gelar ke-7 Wimbledon kepunyaannya. Tersebut bukti yang butuh Anda tahu tentang seri ikonis Royal Oak dari Audemars Piguet.

Direncanakan Cuma Dalam Waktu 1 Hari
Saat acara Baselworld di tahun 1971 mendiang desainer Gérald Genta disuruh untuk membuat satu arloji baja yang bisa dipakai dalam beberapa kegiatan, dia mengakhirinya dalam tempo kurang 24 jam. Tidak diduga kreasinya ini jadi satu diantara highlight dari profesinya jadi desainer serta arloji yang akan tetap diasumsikan dengannya.

Kurang Mendapatkan Tanggapan Positif Pada Awal Peluncurannya
Pada acara peluncuran resminya yang berjalan satu tahun sesudah Genta menunjukkan rancangannya, Royal Oak mendapatkan sambutan yang dingin dari pencinta arloji. Beberapa kolektor merasakan kebingungan lihat satu arloji bergaya sporty memiliki bahan baja dengan sisi pinggir yang berdesain miring serta octagonal bezel. Dan, saat itu dunia sedang dirundung trend akan arloji memiliki ukuran kecil, Royal Oak yang memiliki ukuran 39 mm dipandang berani untuk menggedor trend pada eranya.

Hampir Dikasih Nama Berlainan
Saat prototype-nya sudah selesai, arloji ini dinamakan ‘Safari’ sebab nuansa sporty yang merasa dari bentuknya. Tetapi beberapa pejabat Audemars Piguet pada saat itu merasakan nama itu kurang pas untuk disematkan pada suatu kreasi arloji serta sampai pada akhirnya diambil Royal Oak yang disebut nama kapal perang dari Angkatan Laut Inggris

Mempunyai Keterikatan dengan Dunia Maritim
Searah dengan nama yang dipunyainya, beberapa menjelaskan jika design bezel-nya yang mempesona di inspirasi dari porthole dari kapal tetapi umumnya lebih sepakat akan opini jika bentuknya ambil ilham dari helm penyelam. Dengan kebetulan, waktu Genta tengah membuat dia lihat seseorang penyelam ada dari danau Geneva serta berpikir jika pelat paku pada helm itu cukup kedap pada air buat seseorang penyelam, karena itu hal itu dapat dia terapkan pada arlojinya.

Lihat Juga > Poker QQ Terpercaya

Prototipenya Dibikin Dalam Bahan White Gold
Walau selanjutnya saat dipertunjukkan pada public dibikin dalam material stainless steel, prototype pertamanya malah dibuat memakai bahan white gold sebab teksturnya yang lebih halus hingga lebih memudahkan dalam pengerjaanya dan sebab Audemars Piguet lebih familier dengan material ini. Dan, sebab ongkos penggilingan emas putih yang tambah murah dibandingkan baja.

Menolong Buka Kelompok Market Baru
Saat pertama-tama dikeluarkan, Royak Oak dibandrol pada harga seputar CHF3.500 – termasuk sangatlah mahal untuk ukuran satu arloji baja pada saat itu . Tetapi selanjutnya sampai sekarang, merek seperti Richard Mille serta Hublot ikuti jejak Audemars Piguet dengan tawarkan arloji elegan bergaya sporty sebagai satu diantara DNA labelnya.

Diperlukan Waktu Sampai 1 Jam Untuk Membuat Dial
Motif ‘Tapisserie’ yang indah pada pukul tangan ini dibikin dalam proses yang susah oleh artisan dengan memerlukan waktu sampai satu jam dimana memakai mesin automatic engraving. Dalam proses tehnik guillochage ini, mesin diberi dengan satu disc yang tampilkan skema dalam rasio besar serta persegi yang dipotong sampai pada akhirnya skema yang beralur tercipta.

Superstar Termuda di Kategorinya
Jika dibanding pada umur dari cap Audemars Piguet yang sampai 141 tahun, Royal Oak masih termasuk remaja. Tetapi untuk sampai status jadi cult item dalam periode waktu yang singkat ialah satu perolehan yang mempesona. Untuk satu arloji yang pada awal peluncurannya kurang mendapatkan sambutan ketertarikan, sekarang Royal Oak jadi arloji paling diketahui dari Audemars Piguet.